Aku Rindu

Ramai,

itu yang selalu aku rasakan 2 tahun ini. Semua tempat terasa penuh hingga rasanya tidak ada celah untuk diri ini benar-benar sendiri. Berbagai kesibukan dilahap sampai mengalahkan wajibnya makan 3 kali sehari. Lelah, itu pasti.

Hingga akhirnya aku selalu kembali ke tempat ini. Biarkan aku duduk di pojok sendiri, menyesap segelas minuman dengan kafein dan menikmati kesendirian yang dirindukan. Terkadang tak selalu ramai yang orang harap untuk mendapat kedamaian. Cukup dengan sepi. Kalian para penikmat sepi pasti tahu apa yang aku rasakan, bukan?

Surabaya, 17 Oktober 2015

A.R

Advertisements

Back Number – Christmas Song [From 5 to 9 OST]

 

Been a long time since the last time I was hooked by j-doramas. And yes, this time I’ve finally finished a rom-com drama starring Yamashita Tomohisa/beloved Yamapi and Ishihara Satomi. From 5 to 9 is an adaptation drama from manga with the same title. I’m really glad with the adaptation version because I find the manga is rather weird -_- The plot is practically simple about a super rich handsome hawt monk who fell in love withΒ  a modern kind of girl. But the chemistry between the main leads is inevitable :””””””” Beside the sizzling hot couple, I like the theme song too, the melody and lyrics catch my ears and linger in my head. A winter love song type played in a hot summer because there’s no winter in Indonesia, LOL (more…)

Heartbroke

Finally, last episode of Reply 1988 aired this week. Kinda unexpected, though i have already felt something gone wrong since episode 10. I’m in Team Junghwan :”. For those who followed this series must already know why most of viewers feeling disappointed.

Thank you Kim Junghwan for being the most unexpected second lead ever, you’re still my fave TT_______TT /imliterallycrying/

junghwan sayang 3.gif

I’m really expecting for your next projects, Ryu Jun Yeol πŸ™‚

junghwan sayang 2.jpg
It’s just a drama, but can’t I envy their friendship? :”
junghwan sayang.jpg
Good bye, my sunken ship :”(

And lastly, good bye to Reply 1988. Thank you for delivering such a beautiful series, not only about the husband hunting plot but the family, friendship, and dream πŸ™‚

image cr: tumblr

A.R

a brokenhearted fangirl

It’s 2016!

Wow! Sudah 2016 aja nih. Ga sadar ternyata blog ini sudah terbengkalai setahun lebih. And here I am, already passed the 5th term of college life. Enjoying my little taste of holiday before another ‘sinting’ term starts.

Bisa dibilang semester 5 atau setahun belakangan ini bener-bener one of my turbulent times. Tanya kenapa? Karena tanpa disadari, banyak hal yang terjadi dan bikin aku harus merenung lebih dalam.

People come and go

Heartfelt moments

Losing someone

Regret

Simply joyful days

Life’s goal

Semua hal diatas entah bagaimana caranya bisa menjadi suatu yang kompleks dalam waktu satu tahun untuk ukuran seorang manusia pemalas ini. Well, mungkin ini tanda jika aku harus berhenti jadi seorang pemalas. Trying to plan my future-self, set my mind on things i really wanna do. I never know being a grown up is this complicated haha. But, whatever! I’ll still live up the moment πŸ™‚

A.R

Finally at home

Pulang

Kalo udah ngomongin tiket, stasiun, dan kereta. Hawanya udah pengen cepet-cepet pulang aja. Sabar dan tabah untuk beberapa minggu kedepan yaa, masih ada tanggungjawab yang harus diselesaikan πŸ™‚

Kesan

Apa yang orang ingat ketika bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya adalah kesan pertama. Terkadang kita tak terlalu memperhatikannya, atau ada pula yang sadar dan masih ingat hingga bertahun-tahun kemudian.Membawanya kedalam album dari ribuan memori hidup. Mungkin kesan pertamaku tentangmu, tentang kita, terlalu membekas sampai rasanya tak pernah bosan untuk diceritakan. Peduli setan jika orang lain sampai bosan mendengarnya. Karena itulah caraku untuk selalu ingat dan mengenangmu. Karena aku takut, suatu hari jika aku berhenti maka aku akan lupa. Aku, kamu, kita hilang

Ambil saja hikmahnya :)

Semester ini memang berat, menjenuhkan, melelahkan, bahkan terkadang bisa memuakkan. Tapi apakah semuanya begitu? Tentu tidak 0:) Allah masih sayang dengan hambaNya. Di tengah huru-hara urusan akademik dan non-akademik, aku sadar tidak semua hal yang aku anggap menyebalkan itu memang sepenuhnya seperti itu. Terselip hadiah kecil yang tidak terduga, yang akan terus membangitkan semangat, peredam emosi dan segala kelabilan.pada diri. Aku tidak tahu, sebenernya itu hadiah atau bukan tapi karena luucu sekali aku anggap hadiah saja ya? hehe