Movie Review: Train To Busan (2016)

ttb
Train To Busan Official Movie Poster

Berawal dari situs dunia hiburan Korea Selatan yang cukup rajin aku buka dulu, sebut saja allkp*p, s**mpi  dkk, aku cukup antusias dengan salah satu film terbaru produksi negeri ginseng ini. Selain alasan aktornya, /i’msorrybutgongyooisirresistable/, premis dari film ini cukup menarik buatku karena beda banget dari film korea biasanya. Tentunya sangat excited saat tahu ‘Train To Busan’ akhirnya tayang juga di Indonesia. Meski cuma di Blitz sih, tapi gpp di Surabaya udah ada Blitz sekarang wkwkwkwk. Review dan rating film ini bagus banget, 8/10 IMDb, 93% rotten tomatoes, dan lagi jadi box office di Asia.

Beruntung seorang teman yang sealiran tentang drama dan film ngajakin nonton hari Rabu kemarin, yuklah langsung cus tanpa basa basi. Kami berdua nonton yang jam 19.15, dikira gak rame-rame banget ternyataaaa salah besar😦 Dapet baris kedua dari depan dan paling pinggir, agak nggak pw sih tapi yasudahlah udah terlanjur sampe sana masak mau pulang lagi. Oke selesai ya basa-basinya, mari mulai masuk ke inti postingan ini ehehehehehehehe

ttb2

Tokoh utama dari film ini adalah Seok Woo (Gong Yoo) yang bekerja sebagai fund manager di Seoul. Seok Woo ini adalah tipikal ayah yang sibuk kerja dan terlihat sekali jarang menghabiskan waktu dengan anak perempuannya, Soo An (Kim Soo An). Suatu hari,Soo An meminta untuk diantarkan ke rumah ibunya di Busan sebagai hadiah ulang tahun (yes, they’re divorced). Tak ada pilihan lain, Seok Woo pun mengantarkan Soo An keesokan paginya dengan KTX menuju Busan. This is when the thrill starts….

Seorang gadis tak dikenal dan berlumuran darah tiba-tiba bisa lolos masuk ke dalam kereta dan menyebarkan virus ke penumpang kereta. Anda kena gigit? yak siap-siap jadi zombie dah. Tidak butuh waktu lama untuk masuk dalam ketegangan film ini, how to survive while trapped in a fast moving train with hundreds of people turning into zombies. Selain Seok Woo dan Soo An, karakter lain yang cukup sentral adalah seorang pria dan istrinya yang lagi hamil,  a high school couple, a couple of granny siblings, and a homeless man. Oh ya dan satu karakter antagonis yang sepanjang film aku yakin minta dipisuhi wkwkwkwk.

Film berdurasi 119 menit ini komplit menurut aku, selain tegang dan horror karena virus zombie ini, masih ada bumbu komedi yang diselipkan untuk mencairkan suasana. Iya beneran selipan doang habis itu tegang lagi TT_________TT Tidak lupa unsur dramatis mengharu biru khas film korea juga ada di separuh hingga akhir film. Ini sih yang bikin beda dari film zombie apocalypse produksi Hollywood biasanya. Gak melulu soal aksi heroik, intrik politik dan konspirasi laboratorium apalah, pemerintah, underground organization blablablablabla, this is pure about the battle of life and death. Wataknya manusia akan kelihatan jika dalam kondisi genting, entah itu kamu jadi super egois atau malah berubah menjadi versi lebih baik. Dan karakter-karakter yang aku sebutkan sebelumnya itu sudah merepresentasikan hubungan antar manusia.

Background story film ini memang bisa dibilang minim banget, tau-tau kota-kota besar di korsel udah terinfeksi virus. Tapi hal ini tidak mengurangi inti cerita yang mau disampaikan sih, mungkin kalo dijelaskan lagi malah mbleber kemana-mana dan terkesan gak fokus. Overall aku puas banget nonton film ini, sukses bikin sembab mata saat keluar bioskop. Thriller/action dan drama berhasil dipadukan dengan apik, sinematografinya juga oke apalagi waktu zombie-zombie berkumpul dan tumpuk menumpuk, that’s crazy! Thank you Director-nim, Mr Yeon Sang Ho! Worth it dan recommended banget buat ditonton.

Score: 5/5 (i’m being generous ^^)

 

5 thoughts on “Movie Review: Train To Busan (2016)

      1. Seenggaknya rasa penasaranku sedikit terobati setelah membacanya mbak aul :’)
        Eman-eman duit buat nonton doang masak harus keluar kota sih mbak hiks hiks :’)
        Iya di Solo juga ada kok mbak

Wanna say something? Write here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s