Aku Rindu

Ramai,

itu yang selalu aku rasakan 2 tahun ini. Semua tempat terasa penuh hingga rasanya tidak ada celah untuk diri ini benar-benar sendiri. Berbagai kesibukan dilahap sampai mengalahkan wajibnya makan 3 kali sehari. Lelah, itu pasti.

Hingga akhirnya aku selalu kembali ke tempat ini. Biarkan aku duduk di pojok sendiri, menyesap segelas minuman dengan kafein dan menikmati kesendirian yang dirindukan. Terkadang tak selalu ramai yang orang harap untuk mendapat kedamaian. Cukup dengan sepi. Kalian para penikmat sepi pasti tahu apa yang aku rasakan, bukan?

Surabaya, 17 Oktober 2015

A.R

Wanna say something? Write here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s