Ini soal perasaanku ke kamu

Aku tidak pernah bilang kalau aku suka kamu, karena selama ini aku merasa cuma pengagum biasa. Mengobrol langsung pun tak pernah, bertatap muka pun bisa dihitung dengan jari. Itulah yang membuat aku berani memposisikan diri cukup sebagai penggemar. Selama ini yang aku bisa lakukan hanya membaca tulisanmu yang kritis hingga cerpenmu yang romantis. Mengagumi perilaku dan akhlak yang jarang ditemukan pada laki-laki seusiamu.

Aku tidak pernah berfikir untuk bisa lebih jauh. Dengan diriku yang seperti ini mana berani aku melangkah lebih, rasa-rasanya seperti sebelum melangkah ke garis tempur pun aku sudah kalah telak. Namun, tiba-tiba ada air mata yang menetes. Apa maksudnya ini? Tolong, aku belum siap kalau ini akan berkembang menjadi berbeda. Aku belum siap menerima gelombang perasaan-perasaan aneh itu. Karena jika iya, selamat! kamu adalah yang pertama.

5 thoughts on “Ini soal perasaanku ke kamu

Wanna say something? Write here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s