Abaikan saja

Di kamar, sendirian, sepi seperti biasa. Deru kipas angin menghalau panas kentara. Kosong…Pada akhirnya setelah beberapa minggu penat bisa merasakan sesuatu yang kosong. Paling tidak aku bisa merenung sejenak tentang berbagai hal yang terjadi akhir-akhir ini. Paling tidak bisa merasakan emosi dan yakin bahwa aku masih hidup.

Wanna say something? Write here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s