Hanya secuil rasa

Sudah terjadi, agak lebih cepat dari yang aku prediksi sebenarnya

Muak, lelah, bukan rasa yang ingin seseorang cicipi dalam hidupnya

Satu persatu mulai tertutup oleh tabir yang dengan cerobohnya aku buat

 

Ya beginilah sekarang keadaannya, terpuruk sendiri

Teriak minta tolong pun tak sanggup

Ternyata ini rasanya jadi pecundang

 

 

Wanna say something? Write here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s