Lying

“Are you okay?”

“If you see me like me in daily basis, I assume I’m fine”

“You…you look perfectly fine. but your eyes never betray you. You’re troubled.”

“What do you know? Forget that I’m the best con-man in town? No, nation to be exact.”

“Boastful as usual. but you forget this too, you can’t lie in front of me, not even once. Try me! I’m the best at reading your face.”

“Fine then, Why do you always talk back to me like that?”

“Don’t try to change the subject! It’s about YOU now.”

“I’m tired, sweetheart. Let me rest, okay?”

“…..Tea time at 4, Hudson’s. You know that, rite?”

14-11-2016

Somewhere between A.M

============================================================================

Notes:

I found some old scribbles in my journal and decided to post it here. Cringey? I know that well, LOL. It’s been edited a bit tho. Maybe I’ll post some more, or not. ehe

Advertisements

I’m sentimental

So, how’s life? Not so good but I’m still here safe and sound. Anyway, it’s June already, guys!! JUNEEE!!! We’re passing half of the year already, guys!!!! WHY SO FAST!!!!! Sorry for being exaggerated, can’t help it ­čśŽ

‘How is your final project going?’

Uh, please don’t start this -_- but, I’m working on it anyway bcs I must finish it this month too.

The point of this post? None, haha as usual ­čśÇ This blog has been my another trash bin after my twitter account. Incoherent posts, random talks, unnecessary exclamation marks are scattered everywhere. I just need to write about anything comes up in my mind right now.

I’m easily overwhelmed by literally almost anything nowadays. Yeah I know my appearance may look like IDGAF but lowkey I’m just a sentimental potato (what the heck is that?). You heard me dude, I’m a sentimental and a potato, that’s it =_= Okay back to that sentimental thing, weirdly enough I have cried over some songs recently. This is really creepy, guys. Idk is it the song that is too good or me just being in weird mode. The lyrics is┬ánot even relatable to my life -_-

Other than song that makes me crying like sh*t, I wanna tell you my current fave song that makes me smiling from ear to ear hehe. I know nothing about musical knowledge but this sounds sweet to me ­čÖé Yeah, another korean music from me. Day6 – Man in A Movie

P.S Dude, I’ve been into this band for the past few months. I know them during their debut from my sister but I started listening to their music last year. It’s getting crazier for these past few months because they release 2 songs very month this year. I’m falling into another blackhole hahaha. If you happen to see my fangirling tweets recently and get annoyed, I apologize in advance. Anyway, they will ┬ácome to Jakarta in August for fanmeeting, hope I can attend it ._.

Seharusnya?

Jam 1.58 WIB tepat saat aku ngetik ini. Harusnya bukan tab browser chrome yang aku buka, apalagi wordpress ini. Seharusnya, iya selalu berakhir dengan kata itu.

Apa sih emang yang harus aku buka saat ini. Ya apalagi kalo buka file .doc yang nyelip diantara ratusan folder ‘Documents’, yang katanya harus diupload maksimal tanggal 6 ini. Iya, seharusnya.

Mau sampai kapan kayak gini?

Bukan tulisan yang indah setelah sekian lama ga nge blog. Mohon bersabar, ini ujian ­čÖé

Movie Review: Train To Busan (2016)

ttb
Train To Busan Official Movie Poster

Berawal dari situs dunia hiburan Korea Selatan yang cukup rajin aku buka dulu, sebut saja allkp*p, s**mpi ┬ádkk, aku cukup antusias dengan salah satu film terbaru produksi negeri ginseng ini. Selain alasan aktornya, /i’msorrybutgongyooisirresistable/, premis dari film ini cukup menarik buatku karena beda banget dari film korea biasanya. Tentunya sangat excited saat tahu ‘Train To Busan’ akhirnya tayang juga di Indonesia. Meski cuma di Blitz sih, tapi gpp di Surabaya udah ada Blitz sekarang wkwkwkwk. Review dan rating film ini bagus banget, 8/10 IMDb, 93% rotten tomatoes, dan lagi jadi box office di Asia.

Beruntung seorang teman┬áyang sealiran tentang drama dan film ngajakin nonton hari Rabu kemarin, yuklah langsung cus tanpa basa basi. Kami berdua nonton yang jam 19.15, dikira gak rame-rame banget ternyataaaa salah besar ­čśŽ Dapet baris kedua dari depan dan paling pinggir, agak nggak pw sih tapi yasudahlah udah terlanjur sampe sana masak mau pulang lagi. Oke selesai ya basa-basinya, mari mulai masuk ke inti postingan ini ehehehehehehehe

ttb2

Tokoh utama dari film ini adalah Seok Woo (Gong Yoo) yang bekerja sebagai fund manager di Seoul. Seok Woo ini adalah tipikal ayah yang┬ásibuk kerja dan terlihat sekali jarang menghabiskan waktu dengan anak perempuannya, Soo An (Kim Soo An). Suatu hari,Soo An┬ámeminta untuk diantarkan ke rumah ibunya di Busan sebagai hadiah ulang tahun (yes, they’re divorced). Tak ada pilihan lain, Seok Woo pun mengantarkan Soo An keesokan paginya dengan KTX menuju Busan. This is when the thrill starts….

Seorang gadis tak dikenal dan berlumuran darah tiba-tiba bisa lolos masuk ke dalam kereta dan menyebarkan virus ke penumpang kereta. Anda kena gigit? yak siap-siap jadi zombie dah. Tidak butuh waktu lama untuk masuk dalam ketegangan film ini, how to survive while trapped in a fast moving train with hundreds of people turning into zombies. Selain Seok Woo dan Soo An, karakter lain yang cukup sentral adalah seorang pria dan istrinya yang lagi hamil,  a high school couple, a couple of granny siblings, and a homeless man. Oh ya dan satu karakter antagonis yang sepanjang film aku yakin minta dipisuhi wkwkwkwk.

Film berdurasi 119 menit ini komplit menurut aku, selain tegang dan horror karena virus zombie ini, masih ada bumbu komedi yang diselipkan untuk mencairkan suasana. Iya beneran selipan doang habis itu tegang lagi TT_________TT Tidak lupa unsur dramatis mengharu biru khas film korea juga ada di separuh hingga akhir film. Ini sih yang bikin beda dari film zombie apocalypse produksi Hollywood biasanya. Gak melulu soal aksi heroik, intrik politik dan konspirasi laboratorium apalah, pemerintah, underground organization blablablablabla, this is pure about the battle of life and death. Wataknya manusia akan kelihatan jika dalam kondisi genting, entah itu kamu jadi super egois atau malah berubah menjadi versi lebih baik. Dan karakter-karakter yang aku sebutkan sebelumnya itu sudah merepresentasikan hubungan antar manusia.

Background story film ini memang bisa dibilang minim banget, tau-tau kota-kota besar di korsel udah terinfeksi virus. Tapi hal ini tidak mengurangi inti cerita yang mau disampaikan sih, mungkin kalo dijelaskan lagi malah mbleber kemana-mana dan terkesan gak fokus. Overall aku puas banget nonton film ini, sukses bikin sembab mata saat keluar bioskop. Thriller/action dan drama berhasil dipadukan dengan apik, sinematografinya juga oke apalagi waktu zombie-zombie berkumpul dan tumpuk menumpuk, that’s crazy! Thank you Director-nim, Mr Yeon Sang Ho! Worth it dan recommended banget buat ditonton.

Score: 5/5 (i’m being generous ^^)

 

Aku Rindu

Ramai,

itu yang selalu aku rasakan 2 tahun ini. Semua tempat terasa penuh hingga rasanya tidak ada celah untuk diri ini benar-benar sendiri. Berbagai kesibukan dilahap sampai mengalahkan wajibnya makan 3 kali sehari. Lelah, itu pasti.

Hingga akhirnya aku selalu kembali ke tempat ini. Biarkan aku duduk di pojok sendiri, menyesap segelas minuman dengan kafein dan menikmati kesendirian yang dirindukan. Terkadang tak selalu ramai yang orang harap untuk mendapat kedamaian. Cukup dengan sepi. Kalian para penikmat sepi pasti tahu apa yang aku rasakan, bukan?

Surabaya, 17 Oktober 2015

A.R

Back Number – Christmas Song [From 5 to 9 OST]

 

Been a long time since the last time I was hooked by j-doramas. And yes, this time I’ve finally finished a rom-com drama starring Yamashita Tomohisa/beloved Yamapi and Ishihara Satomi. From 5 to 9 is an adaptation drama from manga with the same title. I’m really glad with the adaptation version because I find the manga is rather weird -_- The plot is practically simple about a super rich handsome hawt monk who fell in love with┬á a modern kind of girl. But the chemistry between the main leads is inevitable :””””””” Beside the sizzling hot couple, I like the theme song too, the melody and lyrics catch my ears and linger in my head. A winter love song type played in a hot summer because there’s no winter in Indonesia, LOL (more…)